Rabu, 18 Mei 2011

DOA...2

“Ya Allah perbaikilah bagi ku agamaku yang agama ini merupakan penjagaan perkaraku
dan perbaikilah bagiku duniaku yang aku hidup di dalamnya
dan perbaikilah bagiku akhiratku yang merupakan tempat kembaliku
dan jadikanlah hidup ini sebagai tambahan bagiku dalam seluruh kebaikan
dan jadikanlah kematian sebagai peristirahatan bagiku dari seluruh kejelekan.”


{HR.Muslim} 






HATI yang BERSIH dapat MEMBEDAKAN kebajikan (al-birr) dan dosa (al-itsm)


Setiap orang memiliki CERMIN DI DALAM DIRI.
Itulah HATI NURANI.

__PERKATAAN hati nurani adalah KEJUJURAN.

__ANJURANNYA adalah KEBAIKAN.

__KECENDERUNGANNYA adalah pada KEBENARAN.

__SIFATNYA adalah KASIH SAYANG.



Ia akan TENANG bila kita berbuat BAIK dan GELISAH bila kita berbuat DOSA.

Bila ia BERSIH dan SEHAT maka ia akan menjadi JURU BICARA Tuhan di dalam diri kita.

Bila ia BENING dan BERKILAT maka ia akan MENANGKAP dzat Tuhan.



Hanya sayangnya kita sering MENCAMPAKKAN nurani kita sendiri bahkan MEMBUNUHNYA dengan perilaku-perilaku kita.



Seorang sahabat Nabi saw yang bernama Wabishah ra datang dengan menyimpan pertanyaan di dalam hatinya tentang bagaimanakah cara membedakan antara kebajikan dan dosa.
Sebelum Wabishah bertanya, cermin hati Nabi saw telah menangkap isi hatinya.


" Wahai Wabishah, mau aku jawab langsung atau engkau utarakan pertanyaanmu terlebih dahulu?"

Wabishah menjawab," Jawab langsung saja, wahai Rasulullah."
Beliau bersabda," Engkau datang untuk bertanya bagaimana membedakan antara kebajikan dan dosa."
Wabishah berkata," Benar."
Beliau saw merapatkan jari-jarinya dan menempelkannya pada dada Wabishah, seraya bersabda,
“ Mintalah PENDAPAT pada HATIMU dan mintalah PENDAPAT PADA JIWAMU,
mintalah PENDAPAT pada HATIMU dan mintalah PENDAPAT PADA JIWAMU, wahai Wabishah.


Sesuatu itu adalah KEBAIKAN bila ia membuat HATI TENTERAM,
membuat JIWA TENTERAM, 

sedangkan DOSA membuat KEGELISAHAN dalam HATI dan KEGONCANGAN dalam DADA.


(Mintalah PENDAPAT pada HATIMU dan mintalah PENDAPAT PADA JIWAMU), meskipun orang-orang telah memberikan pendapat mereka kepadamu tentang hal itu.”

( HR.al-Darimi dari Wabishah ra )



Demikian,
semoga kita dapat memelihara hati kita agar bisa mengarungi kehidupan dengan selamat dan selamat menghadap Yang Kuasa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar