Kamis, 14 Juni 2012

JANGAN ABAIKAN KEMAMPUAN BAWAH SADAR


JANGAN ABAIKAN KEMAMPUAN BAWAH SADAR


Posted: 13 April 2012 in Uncategorized


Ketidaktahuan dan ketidakpahaman manusia terhadap alam bawah sadar membuat manusia kehilangan sebagian besar kemampuannya.

Dalam hidupnya, manusia lebih banyak memahami dan menggunakan alam sadarnya dalam proses berpikir. Padahal dahulu selagi masa kanak-kanak, manusia lebih banyak menggunakan alam bawah sadar hanya saja hal ini tidak begitu dipahami manusia itu sendiri.

Milton Erickson, seorang maestro hypnotherapy, mengutarakan hasil pengamatannya terhadap pikiran bawah sadar. Dia menyatakan bahwa pikiran bawah sadar manusia merupakan potensi yang belum digunakan. Kalau saja potensi ini digunakan sebaik-baiknya maka manusia dapat melakukan kerja yang lebih berkualitas dan lebih baik. Apa yang ditampilkan Uya Kuya di televisi merupakan salah satu potensi bawah sadar yang telah didayagunakan untuk dunia hiburan yang membuat banyak penonton terkagum-kagum.

Pada dasarnya, setiap manusia normal terlahir dengan membawa sistem saraf dan fisik yang rumit yang mampu melihat, mengamati, memikirkan, dan memberikan respons. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang manusia, hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi untuk mengamati, mengerti, dan memberikan respons yang berkembang sepenuhnya dalam pikiran sadar. Semua potensi yang belum tergali dan berkembang berada di luar kendali pikiran sadar dan masuk ke dalam kendali pikiran bawah sadar. Tersimpan selamanya di bawah sadar tanpa ada usaha untuk menggali dan menggunakan sebagaimana mestinya.

Padahal kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal kemampuan persepsi, konseptual, emosi, dan respons.

Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang diabaikan, ditolak, atau tidak diperhatikan oleh pikiran sadar ditambah dengan semua hal yang ada di pikiran sadar.

Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar.

Berdasarkan pengamatan Milton, adanya pikiran bawah sadar membuktikan bahwa semua orang, pada awalnya, hanyalah manusia biasa, pada saat dilahirkan, yang sama-sama membawa kemampuan mental dan fisik yang dapat dikembangkan dan juga membawa kemampuan belajar alamiah.
Hanya saja isi pikiran bawah sadar setiap orang tentunya berbeda, tergantung pada pengalaman, lingkungan, dan hasil pembelajaran individu tersebut.

Namun, bentuk, struktur, atau pola respons yang bersifat mendasar pada setiap pikiran bawah sadar manusia sangat mirip satu dengan yang lain. Bisa dikatakan bahwa manusia pada dasarnya sangat berbeda, namun juga sangat mirip.(abudzar).

Bagikan Ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar