Senin, 02 Juli 2012

Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Perut Buncit

Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Perut Buncit

May 18th, 2012 Admin

Tidak hanya pada orang gemuk yang bisa mempunyai perut buncit, namun orang yang mempunyai tubuh langsing pun juga bisa mempunyai perut buncit.

Beberapa jenis makanan ditengarai dapat menyebabkan perut buncit. Jenis makanan yang dianggap bisa menyebabkan perut buncit yaitu:

1. Makanan berkarbohidrat
Batasi makanan yang mengandung karbohidrat. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi glikogen atau simpanan karbohidrat untuk cadangan tenaga.
Sama seperti garam, glikogen juga mengikat sekitar tiga gram air. Dan ketika glikogen tidak dibakar, maka sudah dapat dibayangkan apa yang terjadi pada tubuh kita bukan? Jadi mengkonsumsi karbohidrat harus diimbangi dengan olahraga untuk membakar glikogen dalam tubuh.

2. Minuman berkarbonat
Jangan konsumsi minuman berkarbonat. Saat mengkonsumsi minuman berkarbonat, gelembung-gelembung dalam minuman tidak ikut tercerna di lambung, melainkan akan terus tersimpan di dalam perut. Dengan demikian, bisa dibayangkan apa yang terjadi kalau gelembung tersebut terus mengendap di perut,
dan tidak tercerna? ya, perut yang membuncit.

3. Banyak mengandung garam
Hindari makan garam terlalu banyak. Garam membuat tubuh mengikat banyak air. Seperti dikutip Prevention.com, banyaknya garam yang dikonsumsi membuat perasaan lesu, penampilan bengkak, ditambah berat badan naik akibat resapan air di tubuh banyak.

4. Gorengan
Hindari makan gorengan secara berlebihan. Makanan yang digoreng adalah sumber makanan yang kaya akan lemak. Oleh tubuh, lemak dicerna lebih lambat sehingga mudah menumpuk dalam perut.

Setelah mengetahui jenis-jenis makanan yang bisa menyebabkan perut jadi buncit bukan berarti kemudian anda tidak memakan makanan tersebut, namun yang perlu anda lakukan adalah menghindari untuk mengkonsumsi secara berlebihan.

Semoga informasi tentang jenis makanan yang bisa menyebabkan perut jadi buncit diatas dapat bermanfaat.
...........


Bahaya yang Akan Muncul Bila Langsung Tidur Setelah Makan


June 10th, 2012 Admin

Punya hobi lengsung tidur setelah makan? Sebaiknya anda segera menghilangkan kebiasaan tersebut. Langsung tidur setelah makan akan membuat tubuh kita terpaksa bekerja keras mencerna makanan yang masuk terakhir ke perut sehingga bisa menyebabkan masalah. Misalnya saja gangguan pencernaan bahkan peningkatan risiko terkena stroke.

Berikut beberapa bahaya yang terjadi jika Anda langsung tidur setelah makan, seperti dilansir Livestrong:


1. Rasa panas di dada
Berbaring setelah makan mungkin akan membuat Anda merasa baik pada awalnya. Tapi sementara tubuh beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras.

Langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit maag, yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menimbulkan rasa panas yang menyebar naik dari perut ke dada dan kadang sampai tenggorokan.

2. Terjadinya refluks asam
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan. Hal ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, yang menyebabkan sensasi terbakar. Berbaring ke sisi kanan setelah makan dapat memperburuk kondisi ini.

3. Berat badan naik
Makan larut malam sebelum tidur berbahaya karena membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jika memang Anda kelaparan saat terbangun tengah malam, camilan sehat seperti buah dan salad lebih disarankan untuk dikonsumsi daripada makanan seperti kue-kue dan pizza.

4. Serangan stroke
Sebuah penelitian oleh University of Ioannina, Yunani, menemukan: perilaku segera tidur usai makan bisa meningkatkan risiko serangan stroke. Penelitian yang melibatkan 500 responden sehat itu mendapati orang yang memberikan jeda paling lama antara makan dan tidur berpeluang besar terhindar stroke.

Ada dua teori yang bisa menjelaskan hasil penelitian ini. Pertama, refluks asam yang terjadi bila kita segera tidur setelah makan mungkin meningkatkan
terjadinya apnea tidur atau napas terhenti selama tidur yang bisa menyebabkan serangan stroke.

Teori kedua, stroke bisa terjadi disebabkan oleh kerasnya kerja sistem pencernaan kita yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol yang nantinya bisa memicu stroke.

Semoga informasi tentang bahaya langsung tidur setelah makan diatas dapat bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar