Sabtu, 29 Oktober 2011

Kebaikan....

http://www.facebook.com/topic.php?uid=121530834537281&topic=428


http://remajaislam.com/islam-dasar/kisah-teladan/


“Jika ada dua orang yang saling mencaci maka dosa perbuatan itu akan ditanggung orang yang memulainya selama orang yang dicaci tidak melampaui batas dalam membalas.” (HR. Abu Dawud) *


Rasulullah SAW bersabda : "Janganlah engkau memandang rendah bentuk apapun dari kebaikan, walaupun engkau hanya bertemu dengan saudaramu dengan muka manis."

(HR. Muslim)



Rasulullah SAW bersabda : "Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berjalan ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah SWT (masjid) untuk menunaikan salah satu dari kewajiban-kewajiban yang Allah SWT wajibkan, maka kedua langkahnya salah satunya akan menghapus dosa dan langkah yang lainnya akan mengangkat derajatnya."

(HR. Muslim)


Rasulullah SAW bersabda : "Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak mengasihani orang yang lebih muda dan tidak menghargai kehormatan orang yang lebih tua di antara kita."


(HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)


“Sesungguhnya harta itu indah dan manis. Barang siapa mengambilnya dengan berlapang hati, maka akan diberikan berkah padanya. 
Barang siapa mengambilnya dengan kerakusan, maka Allah tidak memberikan berkah kepadanya”

(HR. Bukhari dan Muslim)


“Barang siapa yang menginginkan kekayaan tanpa harta, terselamatkan dari sifat iri dengki dan keselamatan dalam agama, hendaknya ia merendahkan diri di hadapan Allah ketika meminta kepada-Nya (dan mintalah kepada-Nya untuk) menyempurnakan akalnya.
Barang siapa yang akalnya telah sempurna, maka ia akan merasa cukup dengan rezeki yang mencukupi hidupnya. 
Barang siapa yang merasa cukup dengan rezeki yang mencukupi hidupnya, maka ia akan merasa kaya.

Dan barang siapa yang tidak merasa cukup dengan rezeki yang mencukupi hidupnya, maka ia tidak pernah merasakan kekayaan sama sekali” (Imam Kazhim).


Hindarilah berburuk sangka karena buruk sangka adalah ucapan yg paling dusta. Janganlah kamu sekalian saling memata2i yg lain, janganlah saling mencari2 aib yg lain, janganlah kamu saling bersaing (kemegahan dunia), janganlah kamu saling mendengki dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba2 Allah yg bersaudara. (HR.Muslim-4646)



“Jika ada dua orang yang saling mencaci maka dosa perbuatan itu akan ditanggung orang yang memulainya selama orang yang dicaci tidak melampaui batas dalam membalas.” (HR. Abu Dawud) *

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar